Optimalkan Kinerja Saat WFH, UPT PATPH Dinas Pertanian Jatim Perkuat Disiplin Pelaporan Aktivitas Harian
Sidoarjo – Menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Timur terkait pelaksanaan tugas kedinasan di rumah (Work From Home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif. Pada Rabu (15/04), UPT PATPH menyelenggarakan serangkaian koordinasi internal secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Pelaksanaan rapat daring ini dibagi menjadi dua sesi strategis guna memastikan seluruh target program kerja tetap terpantau dan administrasi kepegawaian berjalan sesuai regulasi terbaru.
Sesi I: Sosialisasi SKP dan Pemenuhan Beban Kerja ASN
Sesi pertama dipimpin langsung oleh Kepala UPT PATPH, Bapak Trias Ari Wicaksono. Dalam arahannya, beliau menekankan kewajiban setiap ASN (PNS, CPNS, dan PPPK) untuk memenuhi standar minimal 5,5 jam (330 menit) kerja produktif per hari atau setara dengan 112,5 jam per bulan. Pemenuhan target ini merupakan syarat utama dalam memperoleh TPP secara penuh yang rekapitulasinya terekam melalui menu aktivitas harian di Si-MASTER.
Bapak Trias juga menginstruksikan percepatan pelaporan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) agar dilakukan maksimal akhir bulan guna menghindari sistem penguncian otomatis. Selama proses penyempurnaan aplikasi berlangsung, seluruh ASN diwajibkan tetap mencatat aktivitas harian (Work Performance Tracking/WPT) secara manual untuk kemudian diinput ke dalam sistem. Hal ini sesuai dengan nota dinas mengenai standarisasi kamus aktivitas yang mencakup detail tugas teknis dan administratif yang relevan dengan tupoksi masing-masing jabatan.
Sesi II: Rapat Internal Seksi Produksi
Melanjutkan agenda, sesi kedua difokuskan pada teknis operasional oleh Seksi Produksi yang dipimpin oleh Bapak Taufiq Mansur selaku Kepala Seksi Produksi. Rapat ini membahas detail mengenai jadwal tanam, pengawasan benih, serta optimalisasi lahan di kebun-kebun milik UPT. Koordinasi ini bertujuan memastikan bahwa meskipun bekerja secara daring, pengawasan terhadap pengembangan agribisnis tanaman pangan dan hortikultura di lapangan tetap terjaga kualitasnya.
"Koordinasi internal Seksi Produksi sangat penting untuk memastikan pendampingan terhadap pengembangan agribisnis tanaman pangan dan hortikultura tetap terjaga kualitasnya, terutama dalam menghadapi dinamika lapangan saat ini," ujar Bapak Taufiq dalam sesi tersebut.
Komitmen Pelayanan
Melalui pemanfaatan teknologi informasi ini, UPT PATPH membuktikan bahwa kebijakan WFH bukan menjadi penghalang dalam bekerja. Dengan integritas dan kedisiplinan dalam pelaporan aktivitas harian, UPT PATPH berkomitmen terus mendukung terwujudnya Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional yang mandiri dan berkelanjutan.
Tetap produktif di tengah WFH! 💻✨
Hari ini UPT PATPH melaksanakan koordinasi daring yang dipimpin oleh Bapak Trias Ari Wicaksono (Kepala UPT) dan Bapak Taufiq Mansur (Kasi Produksi) guna memastikan seluruh program pengembangan agribisnis tetap on-track. Sesuai arahan Ibu Gubernur, kinerja ASN Jatim harus tetap optimal dalam kondisi apapun!
#UPTPATPH #DispertaJatim #JatimCerdas #PertanianIndonesia #WFH


